Website Resmi
Desa Petung
Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik - Jawa Timur
Administrator | 26 Agustus 2016 | 356 Kali dibuka
Artikel
Administrator
26 Agustus 2016
356 Kali dibuka
Sejarah Desa Petung tidak terlepas dari sejarah Masyarakat pada masa lampau. Lahirnya Desa petung ditandai dengan adanya peninggalan sumur tua yang merupakan Sumur Tiban. Masyarakat menamakan ’Sumur Gede’. Hal ini karena sumber airnya sangat besar dan jernih. Sumur tersebut dijadikan sebagai sumber kebutuhan air minum dan keperluan lain oleh seluruh masyarakat Desa. Dan sampai saat ini sumur tersebut masih digunakan oleh masyarakat.
Disamping itu sejarah petung juga ditandai dengan adanya makam tua, yang sampai saat ini masih belum jelas identitasnya. Makam tersebut diperkirakan sudah berusia ratusan bahkan seribu tahun. Masyarakat ada yang berpendapat bahwa makam tersebut adalah makam ’Buyut Dulloh’. Dan ada yang mengatakan bahwa makamtersebut adalah makam seorang Raja Besar bernama Prabu Dharmawangsah Teguh, Raja Watonmas yang notabene adalah Mertua Prabu Air Langga. Hal ini dikuatkan dengan posisi makam yang tidak membujur ke utara-selatan, tetapi membujur ke Barat Laut dan Tenggara. Posisi tersebut dimungkinkan karena proses pemakamannya tidak menggunakan sari’at Agama Islam, tetapi cara Hindu.
Dalam legenda lain diceritakan bahwa ada hubugan antara Sumur Gede dengan Makam tua. Bahkan pada zaman dulu Kedua tempat tersebut dikeramatkan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang memberi sesajen di dua tempat tersebut. Namun adat kebiasaan tersebut berangsur-angsur hilang seiring dengan perkembangan zaman, dan pengetahuan Massyarakat tentang Ajaran Agama Islam.
Adapun nama Desa Petung berasal dari legenda ’Putri Kabonan’, yang melarikan diri dari wilayah Ujung Pangkah, karena dipaksa kawin oleh Ibunya yang bernama Nyai Jihah.
Dalam legenda, Putri Kabonan bersembunyi (ngumpet) di wilayah ini. Namun selalu ketahuan (kepethuk). Maka desa ini dinamakan ”Desa Petung”.
Adapun Desa Petung semula dipimpin oleh seorang Tokoh/Sesepuh yang bernama ABDULLOH sampai batas waktu yang tidak diketahui. Dan kemudian secara formal Pemerintah Desa Petung dipimpin oleh Kepala Desa sebagai beriikut: JUMALIN ( tahun 1810 s.d 1850), KASIMAN P. ASMAD (Tahun 1850 s.d. 1892), MUKARAM (tahun 1892-1942) MUTAJID (tahun 1942 s.d 1990), Drs. H. MOH. SHOLIHAN HN. (tahun 1990.s.d 2007), MUHAMMAD MAS’UD S.PD. (tahun 2007 s.d. sekarang)
Sejarah Desa Petung tidak terlepas dari sejarah Masyarakat pada masa lampau. Lahirnya Desa petung ditandai dengan adanya peninggalan sumur tua yang merupakan Sumur Tiban. Masyarakat menamakan ’Sumur Gede’. Hal ini karena sumber airnya sangat besar dan jernih. Sumur tersebut dijadikan sebagai sumber kebutuhan air minum dan keperluan lain oleh seluruh masyarakat Desa. Dan sampai saat ini sumur tersebut masih digunakan oleh masyarakat.
Disamping itu sejarah petung juga ditandai dengan adanya makam tua, yang sampai saat ini masih belum jelas identitasnya. Makam tersebut diperkirakan sudah berusia ratusan bahkan seribu tahun. Masyarakat ada yang berpendapat bahwa makam tersebut adalah makam ’Buyut Dulloh’. Dan ada yang mengatakan bahwa makamtersebut adalah makam seorang Raja Besar bernama Prabu Dharmawangsah Teguh, Raja Watonmas yang notabene adalah Mertua Prabu Air Langga. Hal ini dikuatkan dengan posisi makam yang tidak membujur ke utara-selatan, tetapi membujur ke Barat Laut dan Tenggara. Posisi tersebut dimungkinkan karena proses pemakamannya tidak menggunakan sari’at Agama Islam, tetapi cara Hindu.
Dalam legenda lain diceritakan bahwa ada hubugan antara Sumur Gede dengan Makam tua. Bahkan pada zaman dulu Kedua tempat tersebut dikeramatkan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang memberi sesajen di dua tempat tersebut. Namun adat kebiasaan tersebut berangsur-angsur hilang seiring dengan perkembangan zaman, dan pengetahuan Massyarakat tentang Ajaran Agama Islam.
Adapun nama Desa Petung berasal dari legenda ’Putri Kabonan’, yang melarikan diri dari wilayah Ujung Pangkah, karena dipaksa kawin oleh Ibunya yang bernama Nyai Jihah.
Dalam legenda, Putri Kabonan bersembunyi (ngumpet) di wilayah ini. Namun selalu ketahuan (kepethuk). Maka desa ini dinamakan ”Desa Petung”.
Adapun Desa Petung semula dipimpin oleh seorang Tokoh/Sesepuh yang bernama ABDULLOH sampai batas waktu yang tidak diketahui. Dan kemudian secara formal Pemerintah Desa Petung dipimpin oleh Kepala Desa sebagai beriikut: JUMALIN ( tahun 1810 s.d 1850), KASIMAN P. ASMAD (Tahun 1850 s.d. 1892), MUKARAM (tahun 1892-1942) MUTAJID (tahun 1942 s.d 1990), Drs. H. MOH. SHOLIHAN HN. (tahun 1990.s.d 2007), MUHAMMAD MAS’UD S.PD. (tahun 2007 s.d. sekarang)
Kirim Komentar
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1916
Populasi
1941
Populasi
0
Populasi
3857
1916
LAKI-LAKI
1941
PEREMPUAN
0
BELUM MENGISI
3857
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
MUHAMMAD MAS'UD, S.PD.
Sekretaris Desa
ZAINAL ARIFIN
Kaur TU & Umum
SOHIBUL IMAM
Kaur Keuangan
MOH. NUR ROHIM
Kaur Perencanaan
MIFTAHUL AFIF
Kasi Pemerintahan
ANWAR
Kasi Kesejahteraan
HANDI ROHMAN
Kasi Pelayanan
ARONI
Staf Umum
IDA IRAWATI
Staf Keuangan
AINUL GHURROH
Staf Kesra
ILHAM
Petugas Kebersihan
SAHULAH
Desa Petung
Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Peta Desa
Arsip Artikel
413 Kali dibuka
Pembinaan Manajemen UMKM Desa Petung Tahun 2025...
196 Kali dibuka
Kegiatan MUSRENBANGDes RKPDes Tahun Anggaran 2024...
178 Kali dibuka
Rapat membangun Komitmen antara Karang Taruna Desa Kemangi...
136 Kali dibuka
PROGRAM PADAT KARYA TUNAI DESA (PKTD)...
135 Kali dibuka
MUSYAWARAH DESA PENETAPAN APBDes TA. 2024...
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 184 |
| Kemarin | : | 683 |
| Total | : | 62.779 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 162.159.114.46 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Komentar yang terbit pada artikel "Sejarah Desa Petung"